Setelah drama Ajat yang tidak bisa masuk ke dalam kamarnya selesai, percakapan ringan dilanjutkan di ruang tamu. Sekarang, sudah ada beberapa bapak dari pihak Safar dan Asih yang duduk di ruang tamu. "Akbar ini sudah dari umur lima tahun tinggal bersama saya, jadi saya ini sudah seperti Papanya Akbar. Nah, saya ingin melihat calon menantu kami, saya dan keluarga sangat penasaran dengan anak gadis dari Bapak Safar, bolehkah saya dan keluarga melihat wajah anak gadis Bapak?" ujar Riyan dengan meminta izin sopan pada Safar. "Boleh boleh! tentu saja boleh!" Safar terlihat sangat bersemangat. Asih hendak berdiri namun Dahlia malah kembali menundukan paksa Asih dan dia berkata, "Biar aku saja yang bawa Campak ke sini, kamu duduk saja." Asih mengangguk, dia tidak punya pilihan untuk menolak k

