HATI DAN PERMINTAAN AYAH

977 Kata

Hari ini, rasanya semua cahaya berkumpul di wajahku. Penerang yang sudah lama hilang sejak kesucian ku dirampas dan terkoyak. Aku, gadis pejuang. Hari ini aku akun membuktikan kepada dunia bahwa aku mampu. Dari kejauhan, aku melihat beberapa teman sekelas berlari ke arah ku, terutama Silvi. Beberapa hari ini, kami sudah melewati banyak keadaan bersama. Bagiku, dia adalah sahabat yang baik. Hatinya tulus dan sikapnya sangat dewasa. Ketika bersamanya, aku merasa seperti seorang adik. "Cantika, selamat ya," ucap Serly dengan matanya yang berkaca-kaca. "Makasih untuk semuanya," sahut ku sambil memeluk tubuh Serly yang sama besarnya dengan tubuhku. "Ibu pasti sangat bangga padamu." "Aku ingin menemui ibu dan memperlihatkan kepadanya kalau aku punya ini, Serly." "Jangan menangis lagi, Cant

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN