Setelah kejadian penghinaan di dalam kelas, aku memutuskan untuk terus menjadi diriku sendiri. Aku ingin membuktikan kepada semua orang bahwa aku pantas berada di sekolah ini. Sambil duduk tenang di dalam kelas, aku menunggu panggilan dari kepala sekolah untuk berkumpul di lapangan tengah. Hari ini adalah hari pengumuman kelulusan. Aku ingin menunjukkan kepada teman-teman, bahwa Cantika yang kotor ini mampu berdiri di barisan paling depan, walau dengan perutnya yang kosong dan kaki yang telah melemah. "Silakan ke lapangan tengah bagi seluruh siswa-siswi kelas dua belas!" perintah kepala sekolah melalui mikrofon. Panggilan yang aku tunggu-tunggu sejak tadi. Aku pun langsung menuju ke sumber suara. Ibu, saat ini aku berdiri di sini hanya untukmu. Coba tebak! Berapa kira-kira nilai kel

