Tiada ada orang yang lebih pusing saat ini daripada seorang Clar yang masih saja sibuk mencari keberadaan Len yang sedang berada di satu kota dengannya. Cepat atau lambat Clar harus menangkapnya sebelum semua kejahatannya terbongkar. Begitu rapi permainan Len hingga Clar yang belum berpikie buruk padanya bisa menuduhnya akan melakukan sesuatu karena dijadikan alasan utama untuk kabur dari lelaki itu. Sampai otaknya tidak bisa berkonsentrasi. Padahal sebentar lagi akan ada presentasi besar dengan para dewan agung dan maharaja atas penemuan yang bukan miliknya yang asli ini. Namun, otak yang sudah dicambuki bayangan ketakutan menjadi tidak terkontrol. Bahkan Calr juga tidak paham dengan apa yang sedang dihadapi oleh kawannya ini. Calr pikir sesuatu buruk terjadi atau kepada Clar terbentur

