BEAUTIFUL MARRIAGE EPs 07

1153 Kata
BEAUTIFUL MARRIAGE Lead female : Jungkook x cheon Episode : 7 Kyung he pun menatap punggung Jimin yang sudah banyak merendahkan harga dirinya itu dan diam diam mengepalkan tangannya dengan tatapan geram. Sementara itu, kau dan Jungkook akhirnya sampai di rumah sakit tempat kau bekerja sebagai dokter psikolog. Kau tampak dengan cemas mengobati dan membalut luka ditelapak tangan jungkook dengan hati hati. " Ahhh chagii, ini sangat sakit .. rasanya tuhh nyut nyut Tan! Nanti bagaimana jika aku ingin mandi, trus bagaimana jika aku ingin berak trus bagaimana jika aku ingin makan. aku tidak ingin tahu apa apa yah, kau harus mempertanggungjawabkan semuanya. Kau harus mengurusku sampai sembuh. nee?" Rengek Jungkook membuatmu terkekeh sendiri sambil menatap Jungkook dengan lembut. " Nee aku akan tanggung jawab kok. Aku akan merawatmu sampai sembuh. oppa!" Ucapmu sambil tersenyum. " Umphhh, chagiii ngomong ngomong kita tidak pernah melakukannya dirumah sakit loh." ucap jungkook sambil menggodamu yang sedang mengobatinya. " Apa apaan kau ini, oppa! Sebentar lagi klienku akan datan. masih bisa bisanya kau menggodaku." Ucapmu sambil tertawa kecil. " Yahh chagii, satu kali ronde saja. nee?" Bujuk jungkook sambil menatap wajahmu yang sedang menatapnya. " Tapi ..!" Ucapmu sambil terdiam sejenak. " Ayolah chagii, Yaaa ... Yaaa seronde aku janji." Ucap Jungkook sambil tersenyum membuat kalian berdua saling menatap satu sama lainnya. " Kau bukannya ada kerjaan di kantor kan? Sudah nanti dirumah saja." Ucapmu sambil menyentuh d**a jungkook. Namun jungkook menggelengkan kepalanya dan bahkan berusaha mendekatimu lebih dekat lagi. " Masih ada waktu setengah jam lagi loh." ucap jungkook sambil tersenyum manja padamu. " Oppa apakah kau yakin?" Ucapmu dengan tidak yakin. " Aku sudah menahannya 2 hari chagii, tadi pagi pun kau tidak memberiku!" Ucap jungkook membuatmu Tersenyum. " Kemarilah peluk istrimu ini oppa!" Ucapmu sambil merentangkan tanganmu membuat Jungkook tersenyum senang. " Asikkkk." Ucap jungkook kemudian meraih tekuk lehermu kemudian menciumnya dengan sangat lembut. Tak lama kemudian ciuman itu menjadi sebuah lumatan yang semakin lama semakin memanas membuat Jungkook lebih agresif untuk melakukannya diruanganmu. Perlahan tangannya mulai nakal dan meraih dua buah dadamu tanpa melepaskan lumatan tersebut. " Umphhh chagiii!! Kenapa bibirmu selalu manis?" Ucap jungkook disela sela ciuman mereka. " Selesaikan ini dengan cepat oppa, sebentar lagi klienku akan datang." Desahmu sambil meremas punggung Jungkook " Baik chagii!" Ucap jungkook kemudian perlahan membuka menaikan t-shirt yang sedang dikenakanmu berniat untuk menikmati buah dadanya. " Ahhh chagii, aku ingin mencicipinya." Ucap jungkook kemudian mulai menciumi buah dadamu dan sesekali memainkannya dengan lidah nya sendiri. " Umphhh ahhhhh fastttttttt." Desahmu keluar tanpa bisa tertahankan kala itu. Namun dibalik itu semua ternyata kau telah memiliki perhitungan sendiri. " Umphhhhh," desah jungkook yang masih dia tahan karena tidak ingin seseorang mendengarnya. " Hana Dul set ...!!" Ucapmu tiba tiba membuat Jungkook terdiam dan mengerutkan keningnya sambil menatap wajahmu. 3 detik kemudian ... Tok ... Tok tok .... " Permisi dokter. tuan kim sudah menunggumu diruang pemeriksaan." ucap seorang perawat dari balik pintu membuatmu dan Jungkook terdiam. " Haa baiklah katakan padanya untuk tetap menungguku." Ucapmu pada perawat tersebut tanpa membuka kan pintu ruangannya. Mendengar suara pintu yang terketuk itu tentu saja membuatmu tertawa kecil sambil menatap Jungkook. Sedangkan ia menatapmu dengan kesal. " Bagaimana oppa, kau suka dengan keadaan rumah sakitku?" Ucapmu sambil merapikan kembali t-shirtmu dan tersenyum. " Bagaimana bagaimana apanya barusan sudah nanggung begitu, Aisss aku kesal kenapa klien mu harus datang dengan cepat " Ucap Jungkook sambil merapikan kembali kemeja yang sempat dia lepas kancingnya. " Mianhae oppa, aku harus bekerja dulu nee. Muacchhhh??? tunggulah disini jika kau tidak akan kemana mana." Ucapmu sambil mencium bibir jungkook dengan kilas kemudian pergi kearah ruangan pemeriksaan. Ketika kau hendak keluar jungkook sempat menahannya. " Chagii." Ucap jungkook membuatmu terdiam Dan berbalik menatapnya. " Mwo??!" Ucapmu dengan heran. " Saranghae!" Ucap jungkook sambil menunjukan finger heart nya membuatmu Tersenyum manis lalu benar benar pergi meninggalkannya di ruangannya. Setelah kau pergi, jungkook pun lalu terdiam menatap segala ruanganmu yang terlihat biasa saja tanpa adanya kemewahan. " Apa bagusnya menjadi seorang psikiater?" Ucap jungkook sambil mengambil foto mu dan dirinya saat melakukan prewedding. " Kiyowo." Ucap jungkook sambil meletakkan kembali foto tersebut. S K I P [ Ruangan pemeriksaan ] Terlihat Taehyung sedang mengetuk ngetuk meja kerjamu dengan jari telunjuknya sambil menunggu kedatangan dokter yang akan memeriksanya. Tak lama kemudian, pintu pun terbuka dan kau pun datang kearahnya sambil tersenyum. " Ahh aku sangat terkejut ketika perawat berkata anda sudah datang lebih awal tuan Kim " Ucapmu sambil duduk didepan Taehyung. " Aku hanya sedang ada waktu senggang,!!" Ucap Taehyung sambil tersenyum membuatmu mengangguk dan tersenyum juga. " Ahh nee, aku mengerti. Jadi bagaimana perkembangannya? Apakah kau meniup balonku ketika kau marah?" Ucapmu sambil tersenyum. Taehyung pun dengan spontan langsung mengodok saku jasnya kemudian menunjukan beberapa balon yang sudah dia beli. " Andwae. Aku bahkan sudah lebih banyak membeli balon. Sedangkan punyamu sengaja aku simpan." Ucap Taehyung membuatmu terdiam dan menatapnya dengan tatapan aneh . " Aneh sekali itu hanyalah sebuah balon, kau tidak perlu mengistimewakan hal itu." Ucapmu sambil tersenyum menggelengkan kepalamu. " Jadi perkembangan ku adalah aku jadi gemar meniup balon ketika aku kesal dan emosi!" Ucap Taehyung membuatmu terdiam lalu beberapa detik kemudian langsung terkekeh sambil menutupi wajahnya dengan tangan mungilnya. Ia hanya diam menatapmu yang seperti itu sambil tersenyum seakan dunia terhenti. " Aigo. manisnya!" Ucap Taehyung dalam hati sambil memperhatikan wajahmu yang semakin dilihat semakin cantik dimatanya. S K I P [Diruanganmu] Terlihat Jungkook sudah mulai kesal dan bosan sendirian, ia pun menghubungimu untuk memberitahunya bahwa dia ada sedikit kerjaan dikantornya. Derrtttr derrttt derrttttt .. ketika Taehyung sedang memerhatikan wajahmu. tiba tiba terdengar suara getar sebuah ponsel yang berdering. " Mianhae tuan aku akan mengangkat telpon dulu." Ucapmu sambil bangkit dan berjalan sedikit menjauh dari Taehyung. [Panggilan terhubung] Cheon : Yeobseo oppa? Jungkook : Ahh chagii, sepertinya aku akan kekantor, Barusan jimin menghubungiku, katanya ada meeting mendadak. Cheon : Nee oppa tak apa, pergilah. Aku juga sepertinya masih lama. Jungkook : Aku akan menjemputmu chagii. Daa muachh? saranghe. [Panggilan berakhir] Setelah kau mengangkat telponnya, dia masih tersenyum dan menatap Taehyung yang berpura pura seolah tidak memerhatikannya. " Mianahe tuan bisa kita mulai saja,!" Ucapmu sambil tersenyum membuat Taehyung menaikan satu alisnya kemudian mengangguk. S K I P Jungkook pun keluar dari ruanganmu. Tampak saat itu ia sangat dihormati disana, bukan karena dia seorang pengusaha tapi sedikit diantara mereka tahu tentang hubunganmu dan juga jungkook sebagai suami istri. Disaat jungkook berjalan kearah mobilnya yang terparkir, tiba tiba saja pandangannya terfokuskan pada sebuah mobil mewah dengan plat KTH. " mobil ini hanya ada satu bukan,??? Pemiliknya keluarga besar tuan Kim?" Ucap jungkook sambil mengingat wajah Taehyung saat dikanada. " Ahh apakah dia? Atau apakah aku yang terlalu kudet hingga tak tau ada pasaran mobil mewah seperti ini? Lagipula orang itu lebih cocok disebut mafia daripada seorang psikopat Umphh." Ucap jungkook kemudian membuka pintu mobilnya lalu masuk dan pergi dari area rumah sakit. To be continued ..
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN