"Kenapa tidak? Memangnya apa yang terjadi di sana?" Eru merasakan detak jantungnya yang meningkat saat menanyakan pertanyaan itu. Tanpa sadar ia juga memperkuat cengkeramannya pada ponsel di telinganya, membuat telinganya itu jadi terasa sakit. Dengan berat, akhirnya Akemi mulai menjelaskan. "Tadi ada seorang gadis yang datang," Akemi mendengus dan dengan sangat jelas menunjukkan rasa tidak sukanya. "Entah dari mana datangnya jalang sialan itu," ia menaikan nada suaranya, seolah sengaja agar Yuki juga mendengar. "Tapi sebaiknya kau katakan hal ini pada Yuki. Gadis mana lagi yang sudah ia kencani tapi ia tinggalkan tanpa kejelasan begitu saja!" Eru merasakan kebingungan seolah menerpanya begitu saja. Membuat ia terjebak ke dalam kebingungan sekarang. Ia kemudian mengangkat wajah dan seca

