Chapter 37

1038 Kata

Eru melenguh tanpa sadar saat perlahan-lahan kesadarannya kembali. Pertama-tama ia memandang langit-langit ruangan yang nampak asing, membuat ia mulai mengernyitkan kenang. Lalu kemudian ia melihat siluet tinggi yang menjulang tak jauh darinya. Melihat ini Eru langsung tersentak bangun, memaksa kesadarannya kembali, membuat ia segera saja terkena serangan pusing. Masih diliputi oleh rasa syok yang membuatnya pingsan sebelumnya, Eru terduduk dengan kedua tangannya gemetar. Ia ketakutan, mengira bahwa sosok tinggi itu adalah Erwin, atau sosok lain yang berbahaya. Tetapi begitu mendapati bahwa dia adalah Profesor Aren, segera saja ia merasakan kelegaan di dadanya. Ia mulai menarik napas dengan normal sambil terus memperhatikan Profesor Aren yang juga terkejut karena ia terbangun tiba-tiba.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN