Yuki mengernyit dan nampak sangat menyesal setelah mendengar suara Eru yang gemetar. Ia berusaha menenangkan gadis itu tapi tidak tahu apa yang harus dikatakan sebenarnya. "Maaf, aku tidak bisa mengendalikan ingatan mana yang bisa kau lihat," karena jelas apa pun yang Eru lihat tadi bukan sesuatu yang baik. Masih dengan napas terengah. Eru memejamkan mata, mengulurkan sebelah tangan pada meja untuk mencari sandaran. Lalu kemudian menarik tangannya kembali dan menutup wajahnya. Jelas apa yang dilihatnya tadi.. Bagaimana itu bisa terjadi? Apakah yang dilihatnya tadi memang nyata? Lantas bagaimana Yuki bisa melakukannya? Apa yang sebenarnya terjadi di sini? Eru menurunkan kedua tangannya kembali dan berpaling pada Yuki, ia bertanya dengan serius dengan ketakutan yang tidak bisa ditutupi. "S

