Saluna melihat semuanya. Ketika ia berhasil menangkap bocah nakal itu. Lalu kembali melirik ke belakang dimana ibunya bergeming setelah turun dari taksi online. Ternyata di seberang jalan ada pemandangan memilukan. Suara Raya di telepon. Kemudian Raya balik badan dengan raut wajah terkejut mendapati Saluna. Keterkejutan akan dua hal berbeda tampak jelas pada Raya. Hal itu menahan Saluna bertanya siapa yang bersama ayahnya. Raya segera membawanya masuk ke dalam toko makaroni. Namun pemandangan di seberang jalan tadi sangat mempengaruhi Raya. Beberapa kali ia melamun dan salah menanggapi perkataan kedua anaknya. Saluna jadi khawatir. Ia sedih dan marah Raya seperti ini. Harusnya jika tak suka langsung saja labrak mereka, jangan menahan diri begini. Menyembunyikan masalah tak akan menyelesa

