"Tuh! Suamimu udah jemput, irinya... kayaknya aku harus cari calon suami juga nih biar ada yang anter jemput terus," canda Andin ketika melihat Ethan melambaikan tangan ke arah ia dan Vio yang sedang jalan bersama. Vio mengulum senyum. "Ya udah aku duluan ya. Kamu nggak apa-apa aku tinggal?" tanyanya yang merasa tidak enak jika meninggalkan Andin sendirian. Padahal Andin yang paling rajin menemaninya selama di kampus. Andin mengangguk. "Iya nggak apa-apa. Santai aja, Vio. Aku juga sebentar lagi pesen ojek online kok." Ia tersenyum mengerti dengan keadaan sahabatnya itu. "Baiklah. Sampai jumpa lagi." Vio menepuk pundak Andin sebelum akhirnya menghampiri Ethan yang berdiri di samping mobilnya. Meski sekarang tidak ada yang terang-terangan berkomentar tentang ketidak sukaan mereka terha

