Jakarta terasa sangat terik siang itu bagi Maloko. Meski dia duduk di sebuah restoran dengan pendingin ruangan yang menyejukkan, tapi pandangannya ke luar jendela dapat melihat teriknya di luar sana. Dia tidak bisa membayangkan bagaimana di Baghdad, yang pepohonan tidak seramai di Indonesia. Marinka tidak suka cuaca panas. Salah satu sebab dia lebih suka berada di studionya, daripada di luar rumah. Berbeda dengan Bujana, yang menyukai tantangan di luar rumah. Hari ini, Maloko berjanji untuk makan siang dengan Brama Dewangga, ayah Bujana. Membahas bisnis kerja sama mereka sudah diwakili oleh para CEO terpercaya di perusahaan. Hari ini, mereka akan membahas tentang pernikahan Bujana dan Marinka. Brama datang seorang diri, tanpa ditemani istrinya. Info terakhir yang diterima Maloko, istri

