Bujana mendapati Marinka sedang bersiap untuk tidur. Istrinya itu baru saja selesai melakukan aktivitas rutinnya memberikan stimulus pada suaminya. Dia tampak tersenyum lega karena telah menunaikan tugasnya. Bujana melihat ke arah tubuhnya, masih utuh. Dan alat-alat medis penunjang nyawamnya juga masih bekerja normal. Jadi, arwah Karran datang tidak untuk membunuhnya? Pasti karena ada Marinka di kamar ini, jadi dia tidak bisa melakukannya seperti sebelumnya. Marinka pasti akan berusaha menyelamatkannya. Hem, meski melegakan, tapi membuatnya sedikit bingung. Dia sangat tahu Karran sangat bernafsu memiliki Marinka. Terang-terangan merayu istrinya itu untuk menyerahkan dirinya. Dan yang membuat Bujana semakin mengagumi Marinka--meski sedikit kesal, Marinka berusaha untuk menolak. “Sebaik

