Bujana dan Lili sedang bermain ayunan di taman depan rumah sakit. Lili akhir-akhir ini tampak tidak mood. Beberapa permintaan Bujana, kerap tidak dikerjakannya. Bukan dengan bantahan, karena dia jarang bersuara. Tapi dengan membalikkan badan dan berlalu meninggalkan Bujana. Kini mereka berdua menghabiskan hari dengan duduk di ayunan. Titik di mana Bujana pertama kali bertemu dengan Lili. Sebelumnya gadis kecil itu menolak, karena sedang tidak mood. Namun Bujana menyeretnya meski berkali-kali dia dihentakkan. “Dengar Lili, di rumah sakit ini, hanya aku dan kamu yang akan hidup selamanya. Ahmed dan Polassar entah berada di mana. Dan arwah-arwah gentayangan lainnya datang dan pergi karena mereka sudah sembuh atau … mati dengan normal.” Bujana menekan tiga kata terakhirnya sembari melirik

