17. Hantu Rumah Sakit

1061 Kata

Adaire membuka pintu kamar Marinka dan mendapati anak semata wayangnya itu duduk di atas tempat tidur sembari memeluk bantal. Sepasang mata bulat Marinka menatap Adaire dengan ekspresi yang tidak bisa diterjemahkan Adaire meski dengan ribuan kata-kata. Aura menegangkan terasa begitu kuat dalam kamar itu, membuat Adaire melangkah hati-hati mendekati tempat tidur Marinka. Sembari memindai ruangan dan mendapati tidak ada siapapun di sana selain dia dan anaknya. Berusaha tidak menambah panik, perlahan Adaire mendekati Marinka. Menggenggam tangan Marinka dan perlahan melepaskannya dari bantal. Tangan itu begitu dingin seolah baru dikeluarkan dari kulkas. Marinka masih membeliak menatap ibunya, dengan bibir bergetar dan wajah memucat. Membuat Adaire berpikir apa benar Marinka telah melihat han

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN