51. Permintaan Marinka

1062 Kata

Adaire benar-benar tidak bisa menahan kesabarannya lagi. Dia mendekati Marinka dengan tangan mengepal. Javier tahu, Adaire tidak akan meninju anak gadisnya, seperti yang pernah dilakukannya pada salah satu EO acara manggungnya. Hanya karena telat membayar kontraknya. Benar saja, ketika dia sudah mendekati Marinka, tinju itu mengarah pada kasur tempat Bujana terbaring. Bunyi mendebamnya bahkan menjalar hingga kaki tempat tidur. Marinka melihat apa yang telah dilakukan oleh Adaire dan dia mengernyit. Kalau saja tinju itu diperuntukkan buat suaminya, pasti Bujana sudah terluka. Tapi bila untuk dirinya, sungguh wanita yang telah melahirkannya ini pasti sudah kerasukan setan.” “Ma-rin-ka ….” desis Adaire, sembari menatap nyalang ke anak gadisnya. Marinka bergeming, dan membalas tatapan ibun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN