67. Putus Asa

1059 Kata

Marinka benar-benar kehilangan mood hari ini. Dia enggan bangun dari tempat tidur ketika sinar matahari mulai menerobos tirai. Bahkan ketika perawat datang, dia tidak turun dari tempat tidur untuk membukakan pintu. Rupanya perawat itu memahami suasana hati pasien VIP-nya. Pasien yang harus diperhatikan keamanan dan kebutuhan penjaganya. Karena dari Indonesia, untuk pembayarannya pembiayaan rumah sakit Bujana, setiap akhir pekan lancar jaya tanpa kendala. “Anda ingin memandikan Tuan Bujana pagi ini, Nyonya?” tawar perawat. Marinka menurunkan selimut dan dengan malas duduk di tempat tidur. Menyandar punggung di dinding sembari memeluk bantalnya. “Anda saja yang memandikan. Aku merasa capek sekali.” “Baiklah,” ucap perawat itu, lalu mulai menyiapkan air yang akan digunakan untuk mengelap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN