Museum sudah gelap, dan hari menjelang malam. Beberapa security setelah melakukan briefing, berkeliling area museum. Fareed masih di kantornya memeriksa berkas-berkas miliknya. Sejenak dia termenung, kesal dengan batu bertuah yang dicuri Polassar. Dia mendapatkan batu itu tidak mudah. Berkeliling ke tujuh negara, menemui para Tetua. Dan mendapatkan informasi bahwa semula batu itu ada tujuh. Berasal dari enam mata angin dan dari inti bumi. Dan Fareed mengejar yang berasal dari inti bumi, karena batu bertuah dari inti bumi akan bisa menarik enam batu lainnya, tanpa harus mencarinya. Batu-batu itu akan datang sendiri jika batu bertuah dari inti bumi yang berwarna biru terang mulai bekerja. Untuk mendapatkanya, bahkan Fareed harus menguras tabungannya, melakukan perjalanan ke kutub selatan.

