Ini benar-benar kabar yang tidak diharapkan Karran. Lelaki yang sedang bertelanjang d**a di kamarnya itu, melempar ponsel ke atas ranjangnya yang dipenuhi kelopak mawar merah. Adaire barusan mengabarkan bahwa Bujana masih koma. Jadi, dia tidak bisa menandatangani apapun. Dan yang membuat Karran semakin kesal adalah ucapan terakhir Adaire, menyesalkan kenapa tidak memanfaatkan kesempatan emas saat Marinka berada di kamarnya. Kini Marinka malah mendapat tugas untuk selalu merangsang suaminya setiap malam, agar otaknya mulai aktif. Gerakan jemari yang ditunjukkannya hari ini, menunjukkan indikasi positif. Karena itu pasti berkaitan dengan emosinya, karena Marinka tidak ada di sebelahnya. Karran mengeram marah. Menghentak kedua tangannya ke atas ranjang, hingga kelopak mawar yang ditaburkan

