Seperti apa yang dikatakan Rugar, Rose mengingatnya dengan benar. Dia tidak melakukan hal aneh. Itu semua, dia lakukan agar bisa kembali. Memang terdengar aneh. Bisakah dia mempercayai ucapan Rugar? Entah... Mungkin... Rose hanya bisa berharap, semua akan sesuai dengan ucapan pria itu. Rose, melihat pelayan datang ke kediamannya. Dia datang dengan membawa sebuah kotak ditangannya. "Selamat pagi, Luna..." Pelayan itu menunduk memberi hormat. Rose yang melihat menatapnya heran. Kotak yang ada ditangan pelayan itu, menyita perhatiannya. "Pelayan, apa yang kau bawa? Aku melihat kotak emas yang kau bawa. Apa itu?" Pelayan itu menyerahkan kotak yang dia bawa, dan meletakannya diatas kasur Rose. Pelayan itu lalu membuka kotak tersebut, dan mengeluarkan sebuah kain berwarna merah m

