Graddgers

1134 Kata

Rugar, mendekat ranjang Rose. Wanita itu masih tidak sadarkan diri. Dia mendekat, dan duduk di tepi ranjang. Ditatapnya lekat wajah wanita itu. Dia sangat marah, mengetahui wanita itu akan dicelakai. Dengan amarahnya, Rugar membantai semua yang telah mencoba mencelakai wanita itu. “Sampai kapan kau tidak akan bangun?” Tangan kekar Rugar terulur memegang tangan Rose. Dia mengelusnya dengan sangat lembut. Ini sudah hari ke tiga Rose belum sadar. Entah apa yang terjadi, Rugar tidak tau. Semenjak pemberontakan itu, Rose masih belum sadar. Berbagai cara sudah dia lakukan, termasuk memanggil tabib untuk mengobatinya. Namun, jawaban semua tabib yang sudah memeriksa Rose sama. Mereka tidak menemukan jawabannya. Kesaktian yang Rugar miliki juga tak bisa membuat pria itu membangunkan Rose kemba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN