Rose menghela napasnya. Dia melihat semuanya dengan perasaan yang sulit diungkapkan. Dia serasa ada dimimpi, namun, mimpinya sangat menarik garis jika itu adalah nyata, bukan sebuah mimpi. Rose, melihat ke sekeliling dan mengusap wajahnya kasar. Dia, kemudian melihat ke arah cermin dan terkejut. Matanya membelakan, dia, terlihat berbeda, meski wajahnya sangat sama. Dia menyentuh wajahnya dan mendekati cermin, "Ini benar - benar bukan aku, tapi, wajah ini, adalah wajahku. Sejak kapan aku mengenakan mahkota dirambutku?" Rose nampak cantik dengan tataan rambut yang indah. Bahkan dia menggunakan mahkota berlapis berlian, yang bersinar ketika dia melihatnya. Tak hanya itu, bahkan dia terlihat mengenakan gaun panjang khas putri kerjaan eropa yang pernah dia lihat. Dia mengerjapkan matanya

