Zaffar tidak banyak bicara atau mengungkit hal yang ia dengar. Untungnya setelah perkataan mereka lebih tepatnya teriakan terakhir orang yang entah siapa itu, tak ada lagi suara di sana. Hanya terdengar langkah kaki orang datang dan kemudian hening. Zaffar tahu Cyra menangis. Setelah ia lepaskan kedua tangannya dari kedua telinga Cyra, Cyra langsung meminta izin pergi ke kamar mandi dan meninggalkan jejak basah pada pakaiannya. Saat Cyra kembali, Zaffar bertingkah seperti biasa, ia meminta Cyra lagi dan lagi menyiapkan potongan kue di atas piringnya. Sampai akhirnya, Cyra kembali bersikap seperti biasanya. Wajah murungnya perlahan menghilang. "Kamu yakin kue ini tidak beli?" "Bapak masih meragukan saya? Bapak boleh cek di rumah. Masih ada kok, bekas saya membuat kue." Zaffar menaikkan

