Cyra menjalani harinya dengan menyenangkan. Tak ada jadwal kampus, dan ia memiliki pekerjaan mudah. Di sini semua serba mudah karena memiliki mesin pintar. Tinggal menggunakan satu telunjuk kemudian pencet-pencet, pekerjaan akan beres dengan sendirinya. Di tambah pemilik rumah yang kata Mbak Reni memang jarang di rumah. Cyra tidak menyangka ternyata ada juga pekerjaan seorang asisten rumah tangga yang tidak selalu sibuk. Ah, mungkin sebenarnya sibuk dan banyak pekerjaan. Hanya saja ia menganggap rumah ini rumahnya juga yang harus ia rapikan dan bersihkan. Di tambah ia tidak sendiri, ada Mbak Reni yang membantunya. Entah, kenapa bersama Mbak Reni pekerjaan jadi menyenangkan dan tidak terasa berat. Maka dari itu, ia tidak terlihat lelah sama sekali. Semua pekerjaan sudah beres, ia pun tela

