33

1132 Kata

Hola, happy reading and enjoy! Chapter 33 Vanya memasuki ruang kelasnya dan tidak diduga, hanya ada Wilson di sana. "Akhirnya aku bertemu denganmu lagi," ucap Wilson seraya berjalan menyongsong kedatangan Vanya kemudian melingkarkan lengannya di pinggang Vanya. "Aku merindukanmu." Vanya tersenyum malu-malu. "Aku sangat merindukan sekolah." "Jadi, tidak merindukanku?" Wilson menaikkan kedua alisnya. "Juga merindukanmu," kata Vanya seraya menyeringai senang. Kemudian Wilson mengecup bibir Vanya dengan lembut. "Kau harus tahu betapa membosankannya berhari-hari tidak melihatmu." "Kenapa kau tidak datang saja ke rumahku untuk bertemu denganku?" tanya Vanya. "Kau tidak memintaku datang, jika aku datang tanpa kau minta... aku khawatir akan mengganggu waktu istirahatmu." Namun, i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN