Hola, happy reading and enjoy! Chapter 31 "Keluar," ucap Ares. Tatapannya sedingin bongkahan es di Antartika tertuju pada Vanya. "Wilson, sampai jumpa besok," kata Vanya kepada Wilson dengan nada manja diiringi senyum manis. Pandangan Ares mengikuti gerakan Vanya yang membuka pintu mobil kemudian masuk ke dalam rumah lalu pria itu mengalihkan pandangannya kepada Wilson. "Aku tidak melarang kalian berpacaran, tetapi kau juga harus tahu batasan," ucap Ares dengan sikap sama sekali tidak dikatakan ramah. Bibir Wilson mengulas senyum tipis yang sinis. "Batasan mana yang kulanggar?" "Seharusnya kau tidak perlu menjemputnya di rumah sakit." "Kurasa itu tidak melanggar batasan apa pun, Vanya memintaku untuk menjemputnya dan sebagai kekasihnya tentu saja aku tidak akan menolak." Are

