UMBRELLA "HAHH?! APA??" Edwin tak percaya dengan apa yang baru saja terlontar dari bibir merah wanita yang saat ini memakai jaket kesayangannya itu. "Justru aku yang seharusnya terkejut, ternyata pria malang yang aku hampiri hanyalah pria c***l" Celetuk Arabella. Edwin mendengus nafas kesal, 'Baiklah, sabar Edwin! Sabar! Mungkin kejiwaan wanita ini sedang terganggu. Aku harus menelpon Mitha dan bilang kalau istri bosnya ada di sini! Yah aku yakin jika wanita ini adalah istri pemilik hotel dimana Mitha bekerja.' Gumam Edwin dalam hati mencoba menenangkan pikirannya. "Maaf, Nona! Aku tidak bermaksud seperti apa yang baru saja kamu tudingkan. Semua bangunan di jalan ini gelap dan sudah tutup. Hanya itu yang masih terang dan buka, aku mengajakmu kesana agar kita bisa meminjam telepon di s

