Hawa dingin menyeruak dari sebuah pendingin udara di ruang tunggu Rumah Sakit terbaik di Jawa timur. Kursi-kursi dari besi berwarna hitam dan perak berjejer rapi dan tertata rapi terasa sangat dingin dan mencekam. Ayah Bella berkali-kali mengusap wajahnya dan sedari tadi bibir dan hatinya tak berhenti memanjatkan doa untuk kesembuhan sang istri yang kini terbaring lemah dan di tangani di ruang IGD. Sementara Bella tiba-tiba jatuh pingsan saat setelah mengetahui banyak darah yang bercucuran di kakinya dan David segera membawanya ke Rumah Sakit yang sama dengan Ibunya. Gruduk! Gruduk! Kegaduhan berasal dari beberapa ahli medis yang berlari menyambut kedatangan ambulan yang berisi pasien gawat darurat. Setelah berhasil mengeluarkan pasien dari dalam ambulan, mereka segera membawanya ke rua

