Aku mengenakan rock highwaisted favoritku berwarna abu-abu. Rambut hitamku dikuncir kuda seperti rambut khas Alisya. Aku duduk dua meja dari meja Leon dan Alisya. Aku menutupi wajahku dengan majalah yang kubawa dari rumah. Sesekali aku mengintip dari balik majalah wanita dewasa. “Ada info apa tentang Natalie?” tanya Leon tidak sabar. “Nomor itu berasal dari luar Jakarta dan kemungkinan dari Bandung.” “Bandung? Maksudmu Natalie ada di Bandung?” “Tenang Leon, sabarlah. Timku menemukan fakta baru tentang Natalie dan jelas ini bukan nomor Natalie.” “Apa maksudmu bilang itu bukan nomor Natalie?!” Leon tersulut amarah. Aku bisa mendengar suaranya yang mengeras. “Natalie dan kekasihnya baru saja terbang ke

