Suci pov Selama diperjalanan aku hanya diam, tak sedikitpun berbicara, begitupun dengan dia, kami sibuk dengan pikiran masing masing, aku juga masih penasaran dengan kejadian tadi, apa sebenarnya yg terjadi, sulit bagiku mencari jawaban lewat fikiranku sendiri. "Maaf aku berlaku kasar padamu tadi" ucap manusia disebelahku, ternyata dia masih bisa berbicara juga, aku fikir dia jadi manusia bisu setelah kejadian tadi. "Ya, tak apa" jawabku sekedarnya tanpa menoleh, dan aku masih setia menatap jalanan kota bogor. "Jangan terlalu dekat dengannya" katanya sambil tetap menyetir dan melihat kedepan. "Kenapa? Apa hak mu melarangmu?" tanyaku dengan sedikit kesal, yah, aku masih kesal atas perlakuan kasarnya tadi yg seenaknya memegang tanganku. "Aku hanya tak ingin tubuh kecilmu itu dikotori m

