Diandra merasa tidak akan bebas datang ke apartemen Qiandra setelah mengetahui kalau Irene merupakan tetangga Qiandra. Ia takut kalau rumor-rumor menyebar sebelum ia sampai ke tujuannya. Ada penyesalan ketika ia ingin mengetahui siapa orang yang menemui Qiandra tempo hari. Ia harus menyusun rencana lain. Atau mungkin, meminta Qiandra kembali pindah ke rumahnya. "Argh..." Diandra memukul setirnya. Ini sudah sepuluh menit ia berada di dalam mobilnya dan belum ingin turun. Rasanya begitu malas mendapat pertanyaan dari Rajendra yang sudah pulang lebih awal darinya. Sebab, mobilnya sudah terparkir rapi di depan mobilnya. "Aduh, gimana, ya?" Ia masih begitu bimbang dengan semua ini. "Di..." Diandra terperanjat saat kaca mobilnya diketuk berkali-kali. Siapa lagi kalau bukan Rajendra yang me

