"Kalian baik-baik di sini, ya. Mama tinggal dulu." Diandra mengangguk setelah mendengar apa yang Adelia katakan. "Mama nggak lama, kan?" tanya Rajendra yang sepertinya cukup keberatan dengan kepergian sang ibu. Karena, ia mungkin tidak akan bisa berbicara lebih banyak lagi dengan Diandra. Terlebih, saat ada Adelia, Diandra lebih lembut saat bicara padanya. "Nggak, Ndra. Mama cuma empat hari aja. Kenapa? Kamu kayak anak bayi mau ditinggal Mama aja." "Nggak gitu, ya. Em, ayo berangkat, Ma. Mama flight dua jam lagi, kan?" Adelia mengangguk. "Di, kamu istirahat aja, ya di rumah." "Iya, Ma. Hati-hati." Padahal, dalam hatinya berteriak, siapa juga yang akan mengantarnya ke sana. Ia malah memiliki pergerakan yang lebih leluasa dari sebelumnya. Setelah kepergian Adelia dan Rajendra, Dian

