Fernandes sama sekali tak menemukan apapun di kamar Vino. Tidak ada satu bukti apapun di kamar itu tentang kejahatan yang Vino lakukan. Sepertinya kali ini Fernandes tak mendapatkan apa yang diinginkannya untuk bisa menjatuhkan Vino kapan saja. “Sudah aku bilang ‘kan, disini gak ada apapun. Vino itu bukan penjahat. Dia hanya terobsesi untuk membalas dendam kepada Gavin, karena Gavin sudah merebut Yasmin dan membuat Yasmin meninggal. Hanya itu, karena sebenarnya Vino itu orang yang baik,” ucap Jasmine sambil menutup lemari pakaian Vino. Fernandes menghela nafas panjang, “mungkin apa yang kamu katakan memang benar. Apalagi di kamar ini penuh dengan lukisan dan foto Yasmin. Sepertinya Vino memang sangat terobsesi sama Yasmin,” ucapnya sambil menatap sekeliling kamar itu. “Lebih baik kita

