Gavin saat ini tengah mengantar Shanum untuk cek kandungan. Sebenarnya jadwal cek kandungan Shanum adalah kemarin. Tapi, karena ada sesuatu hal, membuat mereka terpaksa harus mengundurnya. Gavin menatap layar monitor yang ada di depannya saat ini. Dimana dalam layar monitor itu ada sebuah video yang memperlihatkan tentang tumbuh kembang buah hatinya yang saat ini tumbuh dengan sehat di rahim sang istri. Gavin mengecup punggung tangan Shanum yang sejak tadi terus digenggamnya. Ia bersyukur, bisa membuat wanita ini kembali padanya. Meyakinnya, kalau hanya dialah satu-satunya wanita yang sangat dicintainya. Entah sudah berapa kali dirinya sudah membuat kedua mata cantik itu mengalirkan cairan bening untuknya. Penyesalan itu pasti ada. Tapi, kini Gavin bersumpah, kalau dirinya tak akan p

