Part 32

1640 Kata

DANISSYA POV   Aku sampai di depan rumah orang tuaku. Aku ingin sekali masuk dan memeluk Mama, tapi sepertinya pulang kerumah Mama hanya akan memperkeruh suasana. Toh nantinya Mama pasti memintaku untuk kembali pulang kerumah bersama Ka Arsya.   Aku tidak bisa. Ucapan Ka Arsya barusan terlalu menyakitkan untuk didengar seakan-akan ia mengiyakan ucapanku agar kami menjalani hidup kami masing-masing atau kasarnya ia menyetujui perpisahan disini. Padahal biasanya, seberat apapun pertengkaran kami ia selalu meminta maaf dan memperbaiki masalah kami dengan baik-baik.   Pikiranku tertuju pada rumah Farah yang lokasinya tak jauh dari rumah Mama. Sepertinya, hari ini aku akan menginap saja dirumah Farah.   Sambil berjalan, aku mengecek ponselku sebentar. Tak ada satupun pesan atau panggil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN