AUTHOR POV Arsya dan Danissya sampai di Bandara Soekarno Hatta. Kurang lebih 19 jam penerbangan sedikit membuat tubuh Danissya remuk. Ia rindu kasurnya. Rasanya ingin langsung merebahkan diri. Sepanjang perjalanan, Arsya dan Danissya hanya saling diam. Tak ada yang bertanya lebih lanjut mengenai hubungan mereka. Danissya ingin bertanya lebih namun tidak berani memulai. Sampai mereka sampai di Jakarta pun, Arsya bungkam dan sibuk dengan urusannya. Tiba-tiba Arsya menghentikan langkahnya, disusul Danissya. "Kayaknya aku mau langsung ke kantor. Penting, Nis." Kata Arsya kemudian. Danissya hanya mengangguk lemah. Untuk saat ini rasanya Danissya tak mau berdebat panjang dengan Arsya walau ia ingin sekali memarahi Arsya yang tak kenal waktu dalam bekerja. Danissya tak menguc

