Part 21

1633 Kata

Author POV   Pagi ini tidak berbeda dengan pagi-pagi sebelumnya. Arsya yang berangkat ke kantor dan Nissya yang perlahan mulai belajar menjalani rutinitas layaknya seorang istri. Nissya memilihkan dasi berwarna biru tua untuk Arsya sembari membantunya membuat simpul.   Arsya hanya tersenyum kecil. Danissya-nya mulai peka.   "Apasih kok senyum-senyum gitu?" Nissya menatap Arsya sambil memanyunkan bibirnya.   "Emang senyum itu dilarang? Yaudah deh, aku cemberut aja." Sahut Arsya. Nissya malah menarik dasi Arsya sampai Arsya merasa sedikit tercekik.   "Aw! Ih kecekik aku!" Seru Arsya meronta. Nissya terbahak lalu membenarkan kembali dasi Arsya.   "Jail!" Arsya mencuil hidung Nissya pelan.   "Biarin. Siapa suruh ngeliatinnya kaya gitu? Aku jelek ya kak kalo baru bangun tidur? At

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN