Part 13

597 Kata

DANISSYA POV   Arsya terus menarik tanganku kasar sampai sampai airmataku hendak meluruh. Tak biasanya ia bersikap seperti ini. Kenapa ia kembali jadi Arsya yang menyebalkan?   Arsya melepaskan cengkramannya tatkala kami sampai di depan pintu mobil Arsya. Ia membukakan pintu untukku, namun wajahnya seperti menahan amarah. Aku hanya bisa menuruti namun aku begitu terkejut karna sikapnya yang secara disengaja menghempaskan dengan kasar pintu mobil dan beralih ke kursi kemudinya, di sampingku.   Dalam perjalanan ia tak mengucapkan sepatah katapun. Aku juga memilih diam. Tak berniat membuka suara.   Ia tampak beberapa kali menggeram dan terlihat frustasi. Dan hal itu makin membuatku takut dan menciut.   "Ka..." Aku berusaha menghentikan kefrustasiannya namun aku justru malah didiamka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN