Part 14

761 Kata

ARSYA POV   Astaga. Apa yang baru saja aku lakukan? Apa mungkin ucapanku sudah keterlaluan pada Nissya sampai ia pergi dan hingga kini belum juga pulang kerumah?   Aku terus mengacak rambutku frustasi. Sudah hampir setengah hari aku berdiam diri di dalam kamar sambil menunggu Nissya pulang. Namun hasilnya nihil. Ini bahkan sudah hampir malam. Tapi Nissya belum juga menunjukkan tanda-tanda akan pulang.   "Bodoh." Umpatku kesal. Tak seharusnya aku mengatakan kata-kata sejahat itu pada Nissya.   Drrrt....drrrt....   Sepertinya itu handphoneku yang bergetar diatas nakas. Segera saja kuambil. Semoga ini pesan dari Nissya.   Bukan. Ternyata ibu mertuaku.   Sya, kamu kerumah Mama sekarang ya. Nissya ada dirumah.   Syukurlah. Aku bernafas lega. Aku sudah berpikir negatif kalau ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN