Part 15

851 Kata

Author POV   Kejadian pagi tadi membuat Arsya sedikit gusar. Ada seonggok perasaan tak rela jika benar Nissya memiliki seseorang spesial di hatinya, dan yang jelas bukan Arsya orangnya. Mungkin terdengar naif jika Arsya tak memiliki perasaan suka pada Nissya. Tidak, Arsya hanya tidak mau mengakuinya.   "Permisi, Pak." Suara Windy, sekretaris Arsya membuyarkan lamunan panjang Arsya tentang Nissya. Ia mendongak dan mendapati Windy berjalan kearahnya seraya memegang sebuah amplop putih panjang yang ia tak ketahui isinya.   "Ada apa Win?"   "Ini paket liburan yang Bapak pesan. Saya sudah memesankan semua keperluan Bapak selama liburan. Dan saya juga sudah mengatur semua jadwal pekerjaan Bapak." Jelas Windy. Arsya tersenyum sumringah. Ia ingat, saat hubungannya dan Nissya sudah mulai me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN