"Ya, sudah. Saya tunggu di sini ya?"Bastian duduk di Pos Satpam. Satpam yang masih muda itu membuat dua gelas kopi instan yang satu diserahkan pada Bastian. "Sambil ngopi dulu, Pak. Daripada suntuk nunggu, kita main catur dulu, yuk" kata Satpam itu sambil mengeluarkan papan catur. Permainan catur sudah tiga babak, Bastian menang satu kali. Kopi di gelas juga sudah tandas, tapi Rahma belum juga kembali. Badan Bastian sudah penat dan mulai ngantuk, dilihatnya jam tangannya menunjukkan pukul sebelas malam. "Ya sudah, Mas. Sepertinya Rahma tidak akan pulang." Diraihnya kunci mobil di meja Pos jaga. "Iya, Pak. Barangkali Bu Rahma menginap di rumah temannya atau kerabatnya," kata Satpam itu. "Kalau gitu saya pulang dulu," kata Bastian sambil bangkit menuju mobilnya, digerakkan lehernya ya

