Bab 28

1098 Kata

"Santi! Seharusnya kau beritahukan kalau kau hamil. Setidaknya aku tahu kalau kau hamil," kata Fauzan emosi "Untuk apa aku memberitahukanmu? Palingan kau menyuruhku untuk menggugurkan. Aku sudah berusaha menggugurkannya, tapi tidak bisa. Segala cara sudah kucoba, janin itu malah semakin kuat di rahimku," kata Santi mempertajam perdebatan diantara mereka. "Apa? Kau mencoba menggugurkannya? Karena ulahmu inilah, mungkin Tuhan menghukumku tidak bisa punya anak sekarang." "Apa? Kau mandul sekarang, Mas? Ah ... kasihan sekali" kata Santi sok bersimpati tapi malah menertawakan Fauzan. "Diam, kau. Anak itu ... Alif, ya Alif itu pasti anakku," kata Fauzan sambil bangkit berdiri melihat sekitarnya. "Mana Rahma? Mana Rahma?" tanyanya panik Santi hanya menggendikkan bahu, sambil mencibir. "Ga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN