Bab 41

860 Kata

Romi gelisah ketika bertakziah ke pemakaman Pak Nurhadi. Pikirannya kalut memikirkan Bastian, kenapa anak itu blusukan ke lokasi pembangunan segala. Apakah kecelakaan itu benar-benar murni kecelakaan atau ada unsur kesengajaan? 'Ah, aku harus menyelidikinya.' Batinnya. Pak Sagala meminta maaf pada keluarga Pak Nurhadi secara resmi, dia memberikan santunan dari perusahaan yang tidak sedikit, anak-anak Pak Nurhadi yang berjumlah tiga orang, Lukman masih SMA kelas tiga, dan kedua adiknya di beri beasiswa hingga tamat perguruan tinggi. Keluarga Pak Nurhadi berterima kasih pada Pak Sagala, dia tidak menuntut perusahaan, jika kepala keluarga mereka yang hanya seorang sekretaris, kenapa berada di lokasi pembangunan. Mereka pasrah dan ikhlas menghadapi semua itu, mereka juga ikut berduka karena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN