Bab 62

849 Kata

Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga, Bastian bangun lebih pagi dari biasanya segera dia mandi dan memakai baju pengantin. Romi banyak meledeknya, bahkan keduanya bersenda gurau tentang penampilan Bastian yang gagah memakai baju teluk belango adat sumatera. Fitri menginap di rumah Bastian, dia selalu setia mendampingi Rahma. Dia akan memastikan pernikahan sahabatnya itu berjalan dengan lancar. “Mbak, kamu cantik banget ...,” puji Fitri ketika Rahma telah selesai dirias memakai baju kebaya warna putih, dengan hiasan untaian melati di atas jilbabnya. “Benar, Mbak. Nanti Pak Bastian pasti terpukau dan terpesona,” sela Dodit. “Ah, bisa saja kamu, Dit.” Rahma tersenyum malu. “Mbak gak pernah pakai make up, sekali pakai cantiknya luar biasa,” kata Fitri memeluk Rahma dari belakan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN