Bab 63

757 Kata

"Bawa kemari mempelai wanitanya," kata Penghulu Rahma dengan gugup berjalan ke ruang tamu, didampingi Bunda Asti. Bastian nampak terperangah melihat kecantikan perempuan yang kini sudah menjadi istrinya itu. Seulas senyum menghiasi wajah cantiknya yang dipoles make up, 'Ah ... kok bisa cantik banget gini?' batin Bastian tak lepas memandang wanita yang kini duduk di sampingnya. Rahma segera mengulurkan tangan dan mencium punggung tangan lelaki yang telah sah menjadi suaminya, ada kehangatan yang mengalir ke peredaran darah Bastian melihat wanita itu mencium tangannya dengan takzim, terasa ada yang membasahi tangannya, ' Ah ... wanitaku menangis, mungkinkah ini tangisan bahagia?' Tak tahan melihat butiran bening mengalir di sudut mata wanitanya, Bastian segera mengusap mata dan pipi R

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN