CHAPTER 76

1228 Kata

Nesya terus berjalan mengikuti langkah kaki Desta. Entah kemana cowok itu akan membawanya. Yang jelas, Nesya benar-benar hanya menurut saja. Mengikuti langkah demi langkah Desta membawanya pergi menjauhi area perkemahan. Setelah beberapa saat berjalan, Desta dan Nesya berhenti. Ternyata, Desta membawa Nesya pada satu sisi perkemahan yang kosong. Hanya lahan kosong saja, tanpa ada sesuatu apapun yang istimewa. Sejenak Nesya sempat berpikir kenapa Desta membawanya kesini. Padahal setahu Nesya di sekelilingnya ini tak ada saru pun pun yang istimewa. "Sya," ujar Desta memanggil Nesya yang saat itu sedang sibuk menatap sekitarnya. Ketika mendengar Desta memanggilnya, Nesya hanya menyahutinya dengan deheman singkat. Tanpa mengalihkan pandangannya menatapi sekitar. "Hm?" dehem Nesya menjawab

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN