Pagi harinya, Desta terbangun dari tidurnya. Cowok itu mengerjapkan matanya pelan, lalu tatapannya tanpa sadar langsung terjatuh pada gadis yang saat ini sedang berada di pelukannya. Nesya. Gadisnya itu kini masih tertidur nyaman di dekapannya. Segaris senyum merekah di bibir Desta tanpa bisa di cegah. Melihat Nesya di pagi hari ini membuat semangat Desta mendadak berkobar. Senang rasanya ketika baru terbangun dari tidurnya dan langsung mendapati sosok orang yang dicintai sedang berada di dekatnya, bahkan di dekapannya. Meskipun saat ini Desta tak dapat melihat wajah Nesya karena kepala gadis itu yang tenggelam di ceruk lehernya, namun Desta tak urung tetap merasa senang dan puas. Nesya benar-benar menempel dengan dirinya. Nesya benar-benar nyaman dengan kehadirannya. Desta tak bergerak

