71 - Aku harus melamar Una malam ini!

2095 Kata

Akhirnya syuting kali inipun gagal. Semua orang pulang tanpa mengambil satu take sekalipun. Keen kembali dengan perasaan gelisah. Ia begitu takut. Meski ia juga tidak mengerti apa yang harus ia takut’kan. Keen sadar, ia sama sekali gak ada niatan mendorong Bianca dari atas. "Gak... Gak... Aku gak boleh gini. Aku'kan gak salah. Aku juga punya alasan yang kuat. Aku yakin setelah Bianca sadar, dia akan memberi tahu yang sebenarnya. Dan si Adit itu gak bisa lagi menuduh aku yang macam-macam!" ucapnya mencoba menenangkan batinnya sendiri. Keen menatap uang tunai senilai seratus juta rupiah sebagai bayaran dimuka pekerjaannya di phuket. Ia kembali menghembuskan nafas putus asa. Apa ia harus mengembalikan uang itu karena ia'kan belum memenuhi tugasnya. Tapi dalam perjanjianpun di katakan uang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN