Udin dan Tika sudah sampai ke rumah Una. Keen dan Una sudah menunggu mereka di teras. Meski Keen belum bilang apapun pada Una "Assalamuaikum...!" sapa Mamanya dari perkarangan rumah Una. Ia begitu tidak sabaran mau ngomong sama anaknya itu "Walaikumsalam, Ma!" sahut Keen sigap Segera lelaki itu berlari ke perkarangan rumah Una untuk menyambut Mamanya. Ia juga memeluk wanita yang paling ia kasihi itu. Masih di dalam pelukkan Keen, Tika berdesis "Kok kamu gak bilang Mama dulu mau lamar Una?!" protes Mamanya geregetan "Hehee... Spontanitas, Ma!" sahut Keen pembelaan. "Spontanitas... Spontannya kamu tuh bikin Mama jantungan. Pergi gak bilang dulu sama Mama, Eh tahunya malah disini mau ngelamar cewek. Kalau kamu bilang, kita'kan bisa mempersiapkan semuanya Keen. Mama ajah sampai lupa baw

