Sakti masih tertidur dengan menyandarkan tubuhnya di kursi. Suara dengkuran terdengar memenuhi kamar. "Sakti..." ucap Bu Verita memanggil sembari mengetuk pintu depan kamar Sakti. Namun, Sakti masih saja tidur dan tak mendengar suara panggilan ibunya itu. "Sakti...!" Bu Verita mengencangkan suaranya kemudian kembali mengetuk pintu depan kamar, "Sakti...!" Bu Verita lebih mengencangkan suaranya. Sakti tersentak bangun dan ia terjungkal jatuh dari tempat duduk. "Aduuh!" Sakti memusut kepalanya setelah beranjak bangun dan duduk di atas lantai kamar. "Nah, sepertinya dia baru bangun... Begadang lagi pasti!" Sakti mendengar samar suara ibunya di balik pintu kamarnya. "Sakti...! Temanmu menunggu di ruang tamu!" teriak Bu Verita. "I-iya, Bu..." sahut Sakti sembari perlahan beranjak berdir

