Rico membawa segelas sirop berjalan ke ruang tamu setelah dari dapur. "Ini, silahkan diminum." Rico menyerahkan gelas itu kepada Sakti. "Wah!! Terima kasih," ucap Sakti sembari menyambut gelas itu dan langsung meminumnya. Rico duduk pada sofa tepat bersebelahan dengan Sakti, "Oh iya Sakti, bantuan dari pak Endrawn ayahnya Yoland sudah aku terima," ucap Rico. "Hah!" Sakti terkejut dan tersedak, kemudian kembali minum untuk menghilangkan rasa gatal di tenggorokannya, "Tadi pagi Reiga dan anggotanya ke rumahku," ucap Sakti. "Iya, mereka sudah memberitahu kami soal itu. Tapi kenapa kamu tidak langsung menyampaikannya kepada kami?!" tanya Anata ketus. "Aaa! Itu...." Sakti menggaruk kepalanya karena bingung harus mengatakan apa kepada Anata. "Seharusnya untuk hal sepenting itu jangan kamu

